Skip to main content

21 Cara Bagaimana Menulis Artikel Yang Ideal (Part 3)

bagaimana menulis artikel yang ideal

Blogging Dulu Ah - Ini lanjutan dari part sebelumnya, yaitu part 2. Semoga part sebelumnya cukup informatif dan bermanfaat untuk anda, agar dapat menulis artikel yang ideal.


7. Gunakan Block Quotes
Block quotes dapat digunakan untuk menampilkan quote yang terkenal atau cuplikan dari website lain atau apapun yang anda ingin tonjolkan.

Ini adalah contoh Block Quote


8. Analisis kompetitor
Jika anda menulis tentang sesuatu yang mengagumkan, dan itu membutuhkan banyak usaha, maka sebaiknya lakukan analisis kompetitor. Karena hanya itu cara mengetahui apakah anda dapat ranking untuk sebuah target keyword. Jika topik yang anda rencanakan ternyata sudah dibahas oleh banyak blog lain, maka anda harus membuatnya lebih baik agar ranking anda lebih baik juga daripada kompetitor.

Tanya diri anda sendiri, apa yang membuat artikel anda unik? Mengapa artikel anda harus meraih ranking yang lebih tinggi pada Google? Jika anda percaya bahwa artikel anda menawarkan nilai yang lebih dari kompetitor anda, maka ia seharusnya meraih ranking yang lebih tinggi suatu hari nanti.

Sebagai contoh, jika artikel itu adalah semacam "xx tips populer", dan jika kompetitor anda mampu menampilkan 50 tips, maka anda segera lakukan reset dan jadikan artikel anda berisikan 100 tips! Teknik lain adalah dengan selalu meng-update konten blog anda. Sangat dianjurkan untuk selalu update artikel-artikel anda agar selalu relevan dan menjadi salah satu artikel anda yang "evergreen".

9. Tulis artikel yang mendalam
Google memperkenalkan fitur yang disebut "In-depth articles", atau kurang lebih artinya adalah "artikel yang mendalam". Tujuannya adalah untuk menampilkan konten-konten yang isinya lebih berbobot pada hasil pencarian Google, karena hasil riset Google menunjukkan bahwa 10 persen dari pembaca membutuhkan konten yang berbobot. Maka, optimasilah blog anda dengan mengisinya dengan artikel-artikel tersebut.

Bersambung ke part berikutnya ya...

Comments

Popular posts from this blog

Wiro Sableng #10 : Banjir Darah Di Tambun Tulang

WIRO SABLENG Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212 Karya: Bastian Tito Kiai Bangkalan menggeletak di lantai batu dalam Goa Belerang. Sedikit pun tubuh itu tidak bergerak lagi karena nafasnya sudah sejak lama meninggalkan tubuh! Orang tua itu menggeletak menelentang. Dua buah keris kecil yang panjangnya hanya tiga perempat jengkal berhulu gading menancap di tubuh Kiai Bangkalan. Darah bercucuran menutupi seluruh wajahnya. Dalam jari-jari tangan kiri Kiat Bangkalan tergenggam secarik kertas tebal empat persegi. Sedang tepat di ujung jari telunjuk tangan kanannya, yaitu pada lantai batu tergurat tulisan: TAMBUN TULANG Pendekar 212 Wiro Sableng yang berdiri di dekat tubuh tak bernyawa Kiai Bangkalan tidak mengetahui apa arti dua buah kata itu. Apakah nama seseorang yaitu manusia yang telah membunuh orang tua itu, ataukah nama sebuah tempat. Yang diketahuinya ialah bahwa si orang tua telah menuliskan dua buah kata itu pada saat-saat menjelang detik kematiannya karena ujung jari tangan ya...

Seracen oh Seracen

Seracen. Apakah itu? Akhir-akhir ini istilah Seracen menjadi populer. Rumornya, itu adalah kelompok penyebar kebencian di Indonesia. Polisi juga menengarai motivasi kelompok ini adalah mencari keuntungan finansial. "Dari laptop yang kita sita ada ada beberapa proposal dengan jumlah nominal pembuatan ujaran kebencian puluhan juta," menurut Pak Pudjo (Analis Kebijakan Madya Bidang Penmas Divhumas Polri Kombes Pol Sulistyo Pudjo Hartono) di acara diskusi di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (26 Agustus 2017). Menurut Pak Pudjo, nominalnya mencapai 20 hingga 72 juta rupiah per konten. Sementara itu, dalam diskusi yang sama, Anggota Komisi I DPR Sukamta mengatakan, pemerintah harus membuat aturan yang mengikat provider medsos dalam koridor hukum. Menurutnya, hal ini sebenarnya sudah diatur dalam Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Hanya saja, pemerintah hingga kini belum membuat aturan turunan yang mengatur lebih rinci mengenai pertanggungjawaban peru...

Wiro Sableng #80 : Sepasang Manusia Bonsai

WIRO SABLENG Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212 Karya: Bastian Tito Episode : PETUALANGAN WIRO DINEGERI SAKURA/JEPANG ANGIN dari danau Biwa bertiup dingin. Permukaan air danau tampak bergelombang lembut. Desa Hikone yang terletak di tepi danau di selimuti kesunyian walau malam belum sepenuhnya datang karena di timur masih kelihatan sembulan sang surya memancarkan sinar kuning kemerah-merahan. Sejak beberapa waktu belakangan ini suasana di desa itu memang kurang tenang. Penduduk merasa takut oleh kemunculan sekelompok penjahat pimpinan Numazu yang kabarnya kini berada di sekitar desa. Karena itu, ketika terdengar derap kaki kuda menebus kesunyian dari arah selatan, penduduk desa yang sedang dilanda ketakutan itu serta mereka mengunci pintu dan memeriksa jendela rumah. Orang-orang lelaki bersiap-siap dengan senjata masing-masing. Menunggu penuh waspada. Para istri dan anak-anak disembunyikan di tempat yang aman. Lalu beberapa orang lelaki coba mengintai lewat lobang-lobang kecil yan...