Blogging Dulu Ah - Ini lanjutan dari part sebelumnya, yaitu part 3. Semoga part sebelumnya cukup informatif dan bermanfaat untuk anda, agar dapat menulis artikel yang ideal.
10. Interlink postingan blog
Jika anda ingin meningkatkan ranking dari artikel anda, maka pastikan artikel-artikel anda saling berkait (interlinked). Linking internal tidak hanya berarti bahwa halaman-halaman anda harus dapat dikunjungi dari halaman utama, namun juga halaman-halaman tersebut saling terkait satu sama lainnya. Baca juga : Tujuh aturan Internal Linking
11. Buat link ke artikel lainnya
Jika anda menaruh link menuju blog/website lain, bahkan jika blog tersebut adalah kompetitor, itu tidak berarti bahwa blog anda tidak akan mengalahkan rank mereka. Karena algoritma search engine tidak hanya memperhitungkan link. Juga belum tentu kita harus selalu menaruh link menuju blog lain yang membahas topik yang sama. Contoh, artikel ini bertema "bagaimana menulis sebuah artikel". Dan seperti yang anda perhatikan, saya tidak menaruh link menuju blog lain yang membahas topik yang persis sama dengan artikel saya. Tapi saya menaruh link menuju blog lain yang membahas topik yang RELEVAN dengan artikel saya. Relevansi? OK. Tapi topik yang sama persis? HINDARI...
Baca Juga : Menggunakan link menuju website lain, untuk meningkatkan kualitas blog kita
Aneh jika anda menyebutkan sebuah website atau me-review sebuah produk tapi anda enggan untuk menaruh link menuju mereka. Lagipula, internet kan isinya adalah kumpulan link. Kita hendak menyajikan kepada pembaca, sebuah pengalaman membaca yang terbaik. Karena itulah, tak perlu segan untuk menaruh link menuju website lain.
12. Tulis meta description yang bagus
Meta description tags tidak langsung berpengaruh pada ranking kita, tapi mereka secara signifikan mempengaruhi click-through-rate pada halaman search engine. Jika semisal artikel kita tidak berisi meta description tag, maka search engine akan secara otomatis menampilkan cuplikan dari artikel kita tersebut. Tapi jika kita menuliskan meta description maka search engine akan menampilkannya jika relevan terhadap konteks, maka dari itu sebaiknya meta description berisi keyword terkait.
Baca Juga : Jangan hanya berpikir tentang SEO, tapi berpikirlah juga tentang Click-Throughs
Bersambung ke part berikutnya ya...

Comments
Post a Comment