Blogging Dulu Ah - Ini lanjutan dari part sebelumnya, yaitu part 1. Semoga part sebelumnya cukup informatif dan bermanfaat untuk anda, agar dapat menulis artikel yang ideal.
4. Tulis judul alternatif (Alternate Title) dan jadikan ia dengan tag H1
Ketika anda telah menulis sebuah artikel yang mendalam, dan telah melakukan keyword research beserta analisis kompetitor, maka anda dapat merencanakan dua judul. Wordpress (dan CMS lainnya) secara default mengasumsikan bahwa Title tag dan H1 adalah sama dan tidak ada opsi untuk merubahnya. Adalah sulit untuk menulis Title yang bisa user-friendly dan juga search optimized. Jika dia user-friendly, maka makin sedikit tempat untuk menaruh targeted keyword. Dan sebaliknya, jika dia search optimized maka bisa jadi title menjemukan dan tidak menarik pembaca. Google akan menampilkan Title tag ataupun H1 tag sebagai judul artikel anda pada search result.
5. Tulis paragraf pembukaan yang baik
Pendahuluan atau pembukaan adalah hal berikutnya yang dibaca oleh pembaca setelah judul. Jika anda memiliki pembukaan yang baik, maka kemungkinan besar pembaca akan membaca keseluruhan artikel. Anda dapat mencantumkan ringkasan dari keseluruhan artikel pada paragraf pembukaan. Anda bisa mengisinya dengan menjelaskan apa yang anda tuliskan dan mengapa pembaca harus membacanya. Penting untuk menyertakan keyword utama yang anda target di dalam paragraf awal karena itu akan memberi tahu search engine bahwa artikel anda berisi mengenai keyword tersebut.
Baca juga : 11 Cara Menulis Pembukaan yang mengesankan untuk Blog Anda (belum ditulis)
6. Gunakan Sub-Bab (Sub-Headings, H1 - H3 Tags) dan juga bullet points
Seperti yang saya sampaikan sebelumnya, pembaca tidak akan membaca artikel anda secara keseluruhan. Mereka hanya akan mencari poin-poin penting dari artikel anda. Karena itulah sangat penting untuk menjadikan artikel anda menjadi lebih mudah untuk dibaca dengan menggunakan sub-bab dan bullet points. Mengapa? Karena itu meningkatkan kemudahan pembaca dalam membaca artikel anda. Lebih mudah untuk membaca sub-bab dan bullet point ketimbang membaca paragraf. Juga, pembaca anda akan mengetahui info yang akan mereka peroleh tanpa membaca keseluruhan paragraf. Sebagai contoh, anda dapat memisah satu artikel menjadi beberapa bagian dengan menggunakan sub-bab dan bullet points. Seperti yang saya lakukan pada artikel ini.
Gunakan heading tag (H1, H2, H3, H4, H5, H6) secara efektif. H1 tag adalah yang paling penting, dan H6 adalah yang kurang penting. Anda dapat menaruh beberapa H2 s/d H6 tag, namun paling efektif untuk hanya menaruh satu H1 tag per halaman.
Bersambung ke part berikutnya ya...

Comments
Post a Comment