Skip to main content

21 Cara Bagaimana Menulis Artikel Yang Ideal (Part 2)

bagaimana menulis artikel yang ideal

Blogging Dulu Ah - Ini lanjutan dari part sebelumnya, yaitu part 1. Semoga part sebelumnya cukup informatif dan bermanfaat untuk anda, agar dapat menulis artikel yang ideal.


4. Tulis judul alternatif (Alternate Title) dan jadikan ia dengan tag H1
Ketika anda telah menulis sebuah artikel yang mendalam, dan telah melakukan keyword research beserta analisis kompetitor, maka anda dapat merencanakan dua judul. Wordpress (dan CMS lainnya) secara default mengasumsikan bahwa Title tag dan H1 adalah sama dan tidak ada opsi untuk merubahnya.

Adalah sulit untuk menulis Title yang bisa user-friendly dan juga search optimized. Jika dia user-friendly, maka makin sedikit tempat untuk menaruh targeted keyword. Dan sebaliknya, jika dia search optimized maka bisa jadi title menjemukan dan tidak menarik pembaca. Google akan menampilkan Title tag ataupun H1 tag sebagai judul artikel anda pada search result.

5. Tulis paragraf pembukaan yang baik
Pendahuluan atau pembukaan adalah hal berikutnya yang dibaca oleh pembaca setelah judul. Jika anda memiliki pembukaan yang baik, maka kemungkinan besar pembaca akan membaca keseluruhan artikel. Anda dapat mencantumkan ringkasan dari keseluruhan artikel pada paragraf pembukaan. Anda bisa mengisinya dengan menjelaskan apa yang anda tuliskan dan mengapa pembaca harus membacanya.

Penting untuk menyertakan keyword utama yang anda target di dalam paragraf awal karena itu akan memberi tahu search engine bahwa artikel anda berisi mengenai keyword tersebut.

Baca juga : 11 Cara Menulis Pembukaan yang mengesankan untuk Blog Anda (belum ditulis)


6. Gunakan Sub-Bab (Sub-Headings, H1 - H3 Tags) dan juga bullet points
Seperti yang saya sampaikan sebelumnya, pembaca tidak akan membaca artikel anda secara keseluruhan. Mereka hanya akan mencari poin-poin penting dari artikel anda. Karena itulah sangat penting untuk menjadikan artikel anda menjadi lebih mudah untuk dibaca dengan menggunakan sub-bab dan bullet points. Mengapa? Karena itu meningkatkan kemudahan pembaca dalam membaca artikel anda. Lebih mudah untuk membaca sub-bab dan bullet point ketimbang membaca paragraf.

Juga, pembaca anda akan mengetahui info yang akan mereka peroleh tanpa membaca keseluruhan paragraf. Sebagai contoh, anda dapat memisah satu artikel menjadi beberapa bagian dengan menggunakan sub-bab dan bullet points. Seperti yang saya lakukan pada artikel ini.

Gunakan heading tag (H1, H2, H3, H4, H5, H6) secara efektif. H1 tag adalah yang paling penting, dan H6 adalah yang kurang penting. Anda dapat menaruh beberapa H2 s/d H6 tag, namun paling efektif untuk hanya menaruh satu H1 tag per halaman.

Bersambung ke part berikutnya ya...

Comments

Popular posts from this blog

Sepenggal Lorosae

“Permisi!” Hampir serentak suara di teras depan rumah disertai ketukan di pintu. Pagi itu pandanganku beradu dengan dua orang setelah pintu terbuka. “Sonia!, om Alfredo!, selamat datang di Indonesia!” sambutku spontan, sembari mempersilahkan masuk. “Oh terima kasih, kukira kau sudah tak kenal kami lagi, bagaimana dengan bahasa Indonesiaku?” canda om Alfredo. “Sangat baik tapi perlu latihan lagi.” sahutku dan suara tawa kamipun meledak. Om Alfredo, aku mengenalnya semenjak masa kanak-kanak di bumi Timor Lorosae. Seorang penduduk berdarah campuran porto tetun yang pernah bertetangga denganku. Bertahun-tahun kami hidup damai berdampingan, apalagi setelah Timor Lorosae diakui menjadi bagian integral Republik Indonesia dengan nama propinsi Timor Timur. Namun sayang sekali kedamaian tersebut tak berlangsung lama. Bermula ketika dimumkannya hasil referendum nasib Timor Timur yang sebelumnya diberikan oleh pemerintah Indonesia. Sungguh mencengangkan!, kubu pro kemerdekaan telah dimenangkan mut...

Sukses

“Hen, menurutmu apa sih definisi dari sukses itu?” Itulah sebuah pertanyaan singkat dari rekan kerjaku beberapa waktu yang lalu. Sebuah pertanyaan yang kelihatan sepele. Namun, justru karena ke-sepele-annya itu, pertanyaan tersebut sanggup membuat keningku berkerut dan otakku berputar mempertanyakan: iya yah, apa sih ukuran sukses menurutku … Belum sempat aku merangkai sebuah jawaban, rekanku bertanya lagi. “Trus, menurutmu sekarang kamu sudah sukses atau belum?” Sukses. Apakah pengertian dari sukses itu? Iseng saya buka dictionary online, terpampanglah pengertian dari sukses itu. Mau tahu apa kata orang-orang seberang tentang sukses? Nih … baca sendiri yah suc·cess (sak-s?s’) pronunciation n. (1) The achievement of something desired, planned, or attempted; (2) The gaining of fame or prosperity; (3) The extent of such gain; (4) a level of social status; (5) the opposite of failure. Hmm … tidaklah penting apa kata mereka-mereka tentang suk...

Bolehkah Aku Membenci Ayah?

Orangtua merupakan tumpuan bagi setiap anak, memiliki orangtua yang lengkap adalah keinginan setiap anak di muka bumi ini, tak terkecuali dengan ku. Namun, takdir berkata lain bagiku. Lah Peristiwa 16 tahun yang silam telah merubah kehidupan menjadi sosok anak yang tumbuh tanpa peranan seorang Ayah. Memang semua terbayang sangatlah berat namun kini telah ku lalui semua hingga aku tumbuh menjadi seorang remaja yang kuat dan tegar dalam menghadapi persoalan hidup. Tanpa kehadiran sosok ayah yang mendampingi ku tentu ada sosok lain yang menggantikannya tidak lain dan tidak bukan adalah ibu. Ibu bagi ku adalah sosok luar biasa yang memiliki peran ganda oleh keadaan, ia menjadi sosok ibu yang penuh kasih sayang dalam merawat anaknya hingga menjadi sosok perkasa mencari nafkah untuk membiayai kehidupan kedua anaknya. Mengingat kembali memori 16 tahun yang lalu saat kisah getir itu terjadi pada diriku dan keluargaku sudah tentu berdampak pada psikologis ku. Sering terlintas di bayang ku saat ...