Skip to main content

cara menjiplak website orang lain

Cara Meniru Tampilan Website Atau Blog Orang Lain Dengan Mudah

Ketika anda hendak menulis artikel, atau bahkan ketika anda hendak membangun sebuah blog/website baru, tentunya anda perlu untuk merancang desain style dari website/blog tersebut. Dan cara termudah untuk melakukannya adalah dengan melihat-lihat website/blog orang lain untuk mendapatkan ide atau inspirasi.

Dari situ, terkadang kita bisa bertanya-tanya, "wow, pingin niru bagian ini ah", atau "block quote blog ini keren nich, gimana cara nirunya ya?"
Artikel ini akan mencoba menjelaskan kepada anda Cara Meniru Tampilan Website Atau Blog Orang Lain Dengan Mudah.

Perlu diketahui, bahwa semua style dan desain web terletak pada CSS. Dan jika anda melakukan pencarian search engine dengan kata kunci "cara meniru style blog orang", maka mungkin anda akan menemukan link seperti ini, atau ini.

Saya telah berusaha membaca dan mencoba teknik-teknik dari website/blog tersebut, namun saya merasa hal itu kurang praktis dan hendak mencoba caara lain. Maka, saya pun menemukan metode ini, yang menggunakan aplikasi add-on dari Chrome (anda membutuhkan browser Chrome untuk melakukan trik ini).


Nama dari add-on tersebut adalah Snappy Snippet. Silahkan anda install terlebih dahulu.

Setelah meng-install-nya, maka langkah-langkah berikutnya sebagai berikut :

1. Select Bagian Yang Hendak Anda Tiru
Di sini saya menggunakan halaman artikel ini sebagai contoh yang hendak ditiru.
Klik kanan pada bagian yang hendak ditiru, lalu klik "Inspect Element", maka tampilan akan seperti ini. Di sini saya mencoba meniru tampilan warna ungu seperti pada gambar.
pilih bagian yang hendak ditiru menggunakan inspect element
Pastikan pemilihan/selection nya sudah mencakup keseluruhan bagian tersebut. Ini bisa dilakukan dengan memilih bagian style yang hirarki nya lebih tinggi. Bisa dilihat di sebelah kanan, di bagian inspect element, saya memilih bagian "div" ketimbang "span", karena hirarki nya lebih tinggi, dan juga masih meliputi bagian yang hendak saya pilih.

2. Klik Snappy Snippet
Setelah itu, anda klik Snappy Snippet di sini :
aktifkan snappy snippet
Maka tampilan akan seperti ini :
tampilan snappy snippet
Setelah itu, klik :

Maka tampilan akan seperti ini :
Nampak bahwa bagian yang tadinya kosong akan terisi dengan style yang ditiru. Setelah itu silahkan anda klik :
Untuk membuka website jsfiddle, sehingga tampilannya akan seperti ini :
tampilan jsfiddle

jsfiddle ini berguna untuk mensimulasikan tampilan snippet yang ditiru. Jika tampilannya tidak sama seperti yang anda inginkan, kemungkinan besar anda memilih inspect element yang keliru. Silahkan anda coba lagi, mungkin hirarki yang anda pilih kurang tepat.


3. Menaruh style di blogspot
Mohon maaf, untuk contoh ini saya menggunakan blogspot atau blogger, karena saya belum mencobanya di wordpress ataupun CMS lainnya. Dari hasil snappy snippet di atas, salin kode CSS di sebelah kanan dari Snappy Snippet, juga perhatikan cara pemakaian CSS tersebut di sebelah kiri nya (bagian HTML).

Setelah itu, silahkan anda coba membuat postingan baru di blogspot, dan pilih mode "HTML" (bukan "Compose"). Lalu taruh bagian CSS tadi di bagian sebelum tulisan yang hendak anda beri style. Atau bisa anda coba taruh di CSS utama di bagian Template. Tapi maaf, saya masih belum bisa melakukan ini. Karena itulah saya taruh CSS tersebut di masing-masing postingan. Maaf jika terkesan ribet, tapi inilah metode saya.

Setelah menaruh CSS, silahkan anda coba untuk menulis seperti yang dicontohkan pada format HTML. Maka seharusnya tampilannya sudah bisa berubah seperti tampilan pada halaman aslinya. Atau seperti pada jsfiddle tadi.

Sekian tutorial ini saya buat, semoga bermanfaat dan tidak membingungkan.
Selamat mencoba ya...

Comments

Popular posts from this blog

Wiro Sableng #10 : Banjir Darah Di Tambun Tulang

WIRO SABLENG Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212 Karya: Bastian Tito Kiai Bangkalan menggeletak di lantai batu dalam Goa Belerang. Sedikit pun tubuh itu tidak bergerak lagi karena nafasnya sudah sejak lama meninggalkan tubuh! Orang tua itu menggeletak menelentang. Dua buah keris kecil yang panjangnya hanya tiga perempat jengkal berhulu gading menancap di tubuh Kiai Bangkalan. Darah bercucuran menutupi seluruh wajahnya. Dalam jari-jari tangan kiri Kiat Bangkalan tergenggam secarik kertas tebal empat persegi. Sedang tepat di ujung jari telunjuk tangan kanannya, yaitu pada lantai batu tergurat tulisan: TAMBUN TULANG Pendekar 212 Wiro Sableng yang berdiri di dekat tubuh tak bernyawa Kiai Bangkalan tidak mengetahui apa arti dua buah kata itu. Apakah nama seseorang yaitu manusia yang telah membunuh orang tua itu, ataukah nama sebuah tempat. Yang diketahuinya ialah bahwa si orang tua telah menuliskan dua buah kata itu pada saat-saat menjelang detik kematiannya karena ujung jari tangan ya...

Wiro Sableng #80 : Sepasang Manusia Bonsai

WIRO SABLENG Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212 Karya: Bastian Tito Episode : PETUALANGAN WIRO DINEGERI SAKURA/JEPANG ANGIN dari danau Biwa bertiup dingin. Permukaan air danau tampak bergelombang lembut. Desa Hikone yang terletak di tepi danau di selimuti kesunyian walau malam belum sepenuhnya datang karena di timur masih kelihatan sembulan sang surya memancarkan sinar kuning kemerah-merahan. Sejak beberapa waktu belakangan ini suasana di desa itu memang kurang tenang. Penduduk merasa takut oleh kemunculan sekelompok penjahat pimpinan Numazu yang kabarnya kini berada di sekitar desa. Karena itu, ketika terdengar derap kaki kuda menebus kesunyian dari arah selatan, penduduk desa yang sedang dilanda ketakutan itu serta mereka mengunci pintu dan memeriksa jendela rumah. Orang-orang lelaki bersiap-siap dengan senjata masing-masing. Menunggu penuh waspada. Para istri dan anak-anak disembunyikan di tempat yang aman. Lalu beberapa orang lelaki coba mengintai lewat lobang-lobang kecil yan...

Seracen oh Seracen

Seracen. Apakah itu? Akhir-akhir ini istilah Seracen menjadi populer. Rumornya, itu adalah kelompok penyebar kebencian di Indonesia. Polisi juga menengarai motivasi kelompok ini adalah mencari keuntungan finansial. "Dari laptop yang kita sita ada ada beberapa proposal dengan jumlah nominal pembuatan ujaran kebencian puluhan juta," menurut Pak Pudjo (Analis Kebijakan Madya Bidang Penmas Divhumas Polri Kombes Pol Sulistyo Pudjo Hartono) di acara diskusi di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (26 Agustus 2017). Menurut Pak Pudjo, nominalnya mencapai 20 hingga 72 juta rupiah per konten. Sementara itu, dalam diskusi yang sama, Anggota Komisi I DPR Sukamta mengatakan, pemerintah harus membuat aturan yang mengikat provider medsos dalam koridor hukum. Menurutnya, hal ini sebenarnya sudah diatur dalam Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Hanya saja, pemerintah hingga kini belum membuat aturan turunan yang mengatur lebih rinci mengenai pertanggungjawaban peru...