Skip to main content

Posts

21 Cara Bagaimana Menulis Artikel Yang Ideal (Part 1)

Blogging Dulu Ah - Dalam menulis artikel atau blog post, kita ingin agar penulisan artikel tersebut ideal. Memang, tidak ada yang sempurna, maka yang bisa kita lakukan adalah mencoba menulis artikel secara ideal. Artikel berikut ini merupakan artikel yang disadur dari minterest.org . Mungkin anda sudah tahu, ada banyak blogger yang berhasil menulis konten atau artikel yang bagus. Namun ada banyak juga yang artikel nya ternyata tidak terlalu optimal. Alasannya adalah, mereka tidak terlalu peduli akan SEO (Search Engine Optimization), atau mereka tidak terlalu berkenalan dengan hal teknis sehingga mereka tidak tahu cara mengoptimasi artikel mereka. Maka dari itu, saya percaya bahwa artikel ini akan dapat membantu mereka yaitu blogger yang tidak terlalu berkenalan dengan hal teknis (semisal blog tentang makanan, atau blog personal). Agar mereka dapat mengoptimasi blog mereka yang sudah ada, ataupun artikel-artikel yang akan mereka tulis untuk meningkatkan trafik. Intinya, ada 21 poin dal...

Malas menulis blog

Blogging Dulu Ah - Dalam menulis, tentunya kita sering merasakan rasa jemu, malas, patah semangat, atau bahkan kehilangan ide. Hal itu wajar-wajar saja. Namanya saja manusia, bukan pisau belati ( sorry if this is lame pun ) Artikel ini mencoba untuk mengkaji apa saja faktor yang menyebabkan kita mengalami hal tersebut di atas. Beserta cara mengatasinya semaksimal upaya kita. Saya sendiri tak berani mengakui telah berhasil mengatasi semua hal itu. Namun setidaknya saya mencoba untuk mengenali dan membasmi mereka semua. Ha ha ha... ( evil laugh ) 1. Ingat tujuan awal nulis Ya iya lah, kalau lagi nulis tiba-tiba lupa apa tujuannya, pasti kita nge- blank Ini yang sering terjadi pada saya. Bahkan, saat ini pun saya lupa kenapa saya menulis ini... (ironis banget yak). Lupa akan tujuan awal nulis adalah manusiawi, karena tiap orang punya daya ingat nya masing-masing. Solusi Tujuannya nulis itu menurut saya ada dua : Dokumentasi untuk keperluan personal ataupun umum Berbagi Nah, dari situ s...

Sumber Daya Blogging

Blogging Dulu Ah - Dalam menulis blogging, tentunya kita butuh berbagai sumber daya untuk memperlancar ataupun melengkapi blog kita. Artikel ini akan menulis tentang sumber daya blogging seperti disadur dari blog favorit saya yaitu minterest.org . Blogging Domain GoDaddy - Dia bukanlah domain registrar terbaik, namun ini yang saat ini saya percaya untuk membeli dan mengelola domain-domain saya yang internasional. DomainTools - Ini berguna untuk whois Open Admin Tools - Ini adalah situs yang cepat alat ulasan yang menunjukkan banyak informasi tentang halaman web seperti: Meta Tags, Domain Age, IP Address, Hosting Lokasi, Indexed Pages, Security Site, Alexa Traffic Rank Sejarah, HTTP Analisis Header, DNS Records, dll Web Hosting Blogger - Yeah, karena saya kenal blogger sejak dulu kala, sebelum saya mengenal wordpress dan lainnya PusatHosting - Perusahaan teman saya memakai jasa pusathosting sebagai web hosting nya. Dan selama ini cukup reliable . Saya tidak menulis wordpress k...

Life Is Wonderful – “Berani Menyuarakan Kebenaran”

“If people would dare to speak …, there would be a good deal less sorrow in the world a hundred years hence. – Jika orang-orang berani bicara …, dipastikan kesedihan di dunia ini akan berkurang bahkan dalam seratus tahun berikutnya.” Samuel Butler, The Way of All Flesh. Beberapa waktu yang lalu saya membaca sebuah kisah nyata yang terjadi di Cina tentang kecelakaan tragis di area Tiger Taming Hill. Kisah nyata tersebut mengungkap detik-detik sebelum kecelakaan terjadi. Berawal ketika 3 begundal yang kejam dan bengis memaksa seorang wanita sopir bis untuk melakukan tindak asusila. Sementara itu sebagian besar penumpang tidak sedikitpun peduli. Hati nurani mereka seakan tertutup rapat. Namun ada seorang pria paruh baya yang berusaha melawan keganasan para begundal itu dengan sekuat tenaga dan berteriak kepada rekannya sesama penumpang agar mau menolong. Tetapi usahanya sia-sia, karena tak satupun diantara para penumpang itu bergeming. Sehingga pria itupun terjungkal kesakitan setelah dih...

Gubug Terbakar

Dalam sebuah bencana kapal karam, seorang lelaki terdampar di pulau terpencil. Demi bertahan hidup, ia belajar memanfaatkan segala yang ada di pulau itu untuk dimakan. Bahkan dalam upaya melindungi diri, ia berhasil membangun gubuk untuk berteduh. Berbulan-bulan ia bertahan tanpa bantuan siapa pun. Suatu hari, ketika kembali dari berburu, ia mendapati gubuknya terbakar. Dengan badan lemas ia mengeluhkan nasibnya. Namun, ternyata justru dari situ datang pertolongan baginya: asap dari gubuk terbakar itu memberi tanda untuk datangnya kapal penolong. Itulah salah satu cara unik alam dalam memelihara manusia. ... baca selengkapnya di Gubug Terbakar Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Berteman dengan Kekurangan, Membangun Kepercayaan Diri

Setiap manusia mempunyai kekurangan sekaligus bakat, kemampuan dan keunikan tersendiri. Sayangnya, tak cukup banyak orang mempunyai kepercayaan diri dan hidup bahagia. Bagi saya, liputan seputar pesta pembukaan Paralympic ke 13 di Beijing-Cina bulan Agustus 2008 lalu memberi pelajaran berharga tentang bagaimana berteman dengan kekurangan dan pentingnya kepercayaan diri untuk meraih kebahagiaan. Pembukaan acara tersebut diawali oleh aksi Hou Bin, yaitu seorang pemegang 3 medali emas lompat tinggi paralympic. Semula ia duduk di kursi rodanya. Dengan penuh percaya diri ia menarik tambang hingga posisi tubuhnya sedikit demi sedikit terangkat. Sekali waktu ia mencoba istirahat. Sementara itu tepukan dan teriakan penonton semakin membahana untuk memberinya semangat. Perjuangan yang tak kenal lelah membuatnya sampai di ketinggian 40 meter dan berhasil menjalankan misinya menyalakan obor pembukaan Paralympic ke 13 Beijing 2008. Sesudahnya acara diisi dengan tarian para penari tuna runggu. Dian...

Menentukan Tujuan Hidup

“Life is a promise; fulfill it. – Kehidupan ini adalah sebuah janji; Penuhi janji itu.” Mother Teresa Tujuan hidup adalah keyakinan, moral, atau standar yang akan mengendalikan hidup kita, sebab ia (tujuan hidup) memandu pola pikir dan perilaku kita. Contoh seorang ayah ingin meluangkan waktu bersama anak lelakinya. Ia merencanakan nonton pertandingan sepak bola. Tetapi ia kecewa karena mobilnya terjebak macet parah. Sesaat kemudian ia segera melupakan rasa kecewa dan kembali ceria, sebab ia ingat tujuannya adalah meluangkan waktu bersama anak tersayang. Nonton bola hanya sarana untuk mencapai tujuan dan bisa diganti dengan cara lain. Lalu ia mampir ke sebuah kafe di pinggir jalan dan ia merasa senang karena benar-benar mencapai tujuannya yaitu menghabiskan waktu berdua dengan anaknya sepanjang hari. Contoh lain misalnya dulu menikah tujuannya untuk mencari kebahagiaan berdua. Tetapi setelah dalam proses beberapa tahun, justru masing-masing mencari kesenangan sendiri-sendiri. Proses ya...